{Samarinda, 12 Agustus 2010} Sinar matahari begitu menyengat di siang hari ini. Tanpa terasa hari-hari begitu cepat bergulir, roda kehidupanpun terus menerus berputar. Hingga datanglah hari ini, hari dimana 22 tahun lalu lahirlah bayi mungil yang di tunggu-tunggu orang tuanya. Bayi itu bernama Aisyiyah Umi Mahmudah (Aiz Aumadah). Satu tahun lagi umurku bertambah, ku sadari bertambahnya umur berarti berkurangnya jatah hidupku di dunia. Di hari jadiku ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan harapku padaNya, semoga Allah memberikan keberkahan pada sisa umurku. Semoga ku lebih dewasa dan bijak dalam mengambil keputusan dan cepat dipertemukan jodohnya. Amiiin
.
Ya… dua moment yang bagiku sangat bermakna. Pertama Moment puasa ramadhan, dan kedua moment hari jadiku..
Puasa kali ini sangat bermakna bagiku, karena selain moment hari jadiku jatuh pada bulan yang penuh barokah ini, puasaku kali ini berbeda dengan puasa-puasaku sebelumnya. Kali ini ku bisa menikmati puasa dengan keluarga yang lama telah ku tinggalkan.
Pintaku pada Sang Kekasih Sejati:
“Ya Allah berkahi umur kami, sehatkan badan kami, terangilah hati-hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kamidan luaskanlah rizki kami. Dekatkanlah kami dalam kebaikan dan jauhkan kami dari keburukan, penuhilah hajat kami dunia dan akhirat, akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ikhsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik, dan janganlah Engkau mengakhiri hidup kami dengan yang buruk”





#1 by Mbah Jiwo on August 14, 2010 - 12:05 am
bukan hari jadi, hari lahir…
semakin tua ye ye ye
#2 by Ade Aiz Aumadah on August 14, 2010 - 12:05 am
hehehe…. sama aja menurutku. Hari jadi ama hari lahir.
Iya nie semakin tua… Tapi jiwa tetap muda.
#3 by Mbah Jiwo on August 14, 2010 - 12:05 am
eniwei barokallah.
#4 by rangtalu on August 14, 2010 - 12:05 am
amin.. amiin Ya Allah..
semoga ramadhan kian mendekatkan diri pada Allah,
#5 by Ade Aiz Aumadah on August 14, 2010 - 12:05 pm
Amiiin Ya Rabb….