Archive for August, 2010
Ku Buru Kau Lailatul Qadar
Posted by Ade Aiz Aumadah in About Islam|Adab-adab on August 31, 2010
{Di bawah rintik hujan, 31 Aug 2010} Puasa Ramadhan gak akan bermakna tanpa memburu malam ini malam yang katanya malam yang lebih Agung dari seribu bulan.. Bak makan pecel belum lengkap tanpa rempeyek. Nyesel kalau gak ngeburu nie malam. Malam Lailatul Qadar… ya malam ini yang layak kita buru, bukan memburu malam minggu untuk ngapel ke tempat kekasih atau ke mana gitu. Pemburuan malam lailatul qadar sudah mulai dari tadi malam.
Sebagaimana firman Allah dalam surah al-Qadar ayat 1-5
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ. سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS Al-Qadr 97: 1-5).
Ada tiga keutamaan yang digambarkan dalam ayat tersebut.
1. orang yang beribadah pada malam itu bagaikan beribadah selama 1000 bulan, 83 tahun empat bulan. Diriwayatkan, ini menjadi penggembira umat Nabi Muhammad SAW yang berumur lebih pendek dibanding umat nabi-nabi terdahulu.
2.Para malaikat pun turun ke bumi, mengucapakan salam kesejahteraan kepada orang-orang yang beriman.
3. malam itu penuh keberkahan hingga terbit fajar.
Nah lho sapa sich yang gak mau dapat keutamaan seperti yang di atas??? Gue aja mau..
Ada lagi nie keutamaan kalau kita memburu malam lailatul Qadar…
Imam Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: “Siapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu.”
Oia malam lailatul qadar terdapat pada malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Sebagaimana dalam hadits di bawah ini:
Diriwayatkan dari Abu Dawud, Nabi Muhammad SAW pernah ditanya tentang Lailatul Qadar, lalu beliau menjawab, “Lailatul Qadar ada pada setiap bulan Ramadhan.” Riwayat Imam Bukhari, dari A’isyah, Nabi Muhamamd SAW bersabda: “Carilah lailatul qadar itu pada malam ganjil dari sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan.”
Sebenarnya gak ada tanggal khusus bagi malm lailatul qadar, tapi kita bisa mengetahui tanda2 datangnya malam lailatul qadar, menurut literatur yang saya baca. Diantara tanda-tandanya adalah:
1. Pada hari itu matahari bersinar tidak terlalu panas dengan cuaca sangat sejuk, sebagaimana hadits riwayat Muslim.
2. Pada malam harinya langit nampak bersih, tidak nampak awan sedikit pun, suasana tenang dan sunyi, tidak dingin dan tidak panas. Hal ini berdasakan riwayat Imam Ahmad.
Dalam Mu’jam at-Thabari al-Kabir disebutkan bahwa Rasulullah bersabda: “Malam lailatul qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas.”
Agar kita mendapat keutamaan lailatul qadar, gak hanya sekedar berburu tanpa amunisi, tapi kita harus menyiapkan amunisi itu, dengan memperbanyak beribadah, tadarusan, bersemangat menjalankan ibadah shalat Tarawih, juga shalat-shalat Sunnah yang lain, seperti Tahajjud, Witir, dan ibadah sosial seperti memberi makan orang miskin, memberi buka kepada yang berpuasa, sedekah ini sedekah itu, dan lain sebagainya.
Yukz rame2 memburu lailatul qadar. Rugi kalau gak ikutan gue memburu lailatul qadar… buruan i’tikaf di Masjid2 terdekat. Memburu lailatul qadar Lillahi ta’ala..
2 moment bermakna….
Posted by Ade Aiz Aumadah in Catatan hidup on August 12, 2010
{Samarinda, 12 Agustus 2010} Sinar matahari begitu menyengat di siang hari ini. Tanpa terasa hari-hari begitu cepat bergulir, roda kehidupanpun terus menerus berputar. Hingga datanglah hari ini, hari dimana 22 tahun lalu lahirlah bayi mungil yang di tunggu-tunggu orang tuanya. Bayi itu bernama Aisyiyah Umi Mahmudah (Aiz Aumadah). Satu tahun lagi umurku bertambah, ku sadari bertambahnya umur berarti berkurangnya jatah hidupku di dunia. Di hari jadiku ini yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan harapku padaNya, semoga Allah memberikan keberkahan pada sisa umurku. Semoga ku lebih dewasa dan bijak dalam mengambil keputusan dan cepat dipertemukan jodohnya. Amiiin
.
Ya… dua moment yang bagiku sangat bermakna. Pertama Moment puasa ramadhan, dan kedua moment hari jadiku..
Puasa kali ini sangat bermakna bagiku, karena selain moment hari jadiku jatuh pada bulan yang penuh barokah ini, puasaku kali ini berbeda dengan puasa-puasaku sebelumnya. Kali ini ku bisa menikmati puasa dengan keluarga yang lama telah ku tinggalkan.
Pintaku pada Sang Kekasih Sejati:
“Ya Allah berkahi umur kami, sehatkan badan kami, terangilah hati-hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikilah amal-amal kamidan luaskanlah rizki kami. Dekatkanlah kami dalam kebaikan dan jauhkan kami dari keburukan, penuhilah hajat kami dunia dan akhirat, akhirilah hidup kami dengan iman, Islam dan ikhsan. Tutuplah akhir hidup kami dengan baik, dan janganlah Engkau mengakhiri hidup kami dengan yang buruk”
Malam yang menegangkan..
Posted by Ade Aiz Aumadah in Curhat on August 5, 2010
{Samarinda, 5 Agustus 2010} Seribu malam telah ku lalui sebelumnya, Namun, Malam tadi adalah malam pertama yang menegangkan bagiku. Malam yang membuat jantungku berdetak kencang.
Benar-benar
.
Malam apakah itu???….
Begini ceritanya..
Seperti biasanya, aku pulang kantor jam 21.30 Wita. Sudah menjadi rutinitas sekarang . Karena lelah seharian ngantor, selepas bersih diri langsung ku menuju ke kamar dan tidur. Ada yang kulupakan saat hendak tidur, yaitu matikan lampu. Tepat jam 3 aku terbangun oleh suara jendela yang hendak dicongkel.. Saat itulah suasana mendadak menjadi tegang. Jantungkupun langsung berdetak kencang. Lama-lama suara itu semakin jelas .
Ku hanya
dengan suara itu, tanpa ingin bertindak apa-apa. Rasa takutpun mulai merayapi diriku. Takut jika diriku diapa2kan nantinya. Kayak di tipi-tipi itu lho. Maklum di kamar aku masih tidur sendiri. Kebetulan juga kamarku sendiri di atas.
Kamarku menjadi dingin karena angin di luar masuk. Ku belum berani membuka korden jendelaku. Ku semakin tegang saat sedikit demi sedikit kordenku mulai bergeser seperti ada yang mau membukanya. Aku terpaksa memberanikan diri sebelum semua terjadi.
Saat itu yang ku lakukan adalah
. Seketika itu juga terdengar seperti suara org lari. di atas genteng tetangga.
Akupun ikut lari. lari ke rumah bawah. ke kamar adik-adikku.
Untuk menghilangkan rasa tegangku akupun lalu mengambil air wudhu, terus Tahajjud. Semoga hal yg sama tidak terjadi pada malam-malamku berikutnya. Kuncinya adalah mematikan lampu.
Nb: Kata umi dan abiku itu hanya kucing yang mau tidur bareng aku hahay. Tapi aku tetap yakin klo itu adalah org iseng yg mau melihat
aku tidur. ![]()
Berkarier dan berkarya…
Posted by Ade Aiz Aumadah in Catatan hidup on August 1, 2010
{Samarinda, 1 Agustus 2010} Terik matahari begitu terasa di luar jendela tempat kerjaku. Tidak seperti biasa, hari ini aku mulai bekerja di luar rumah. Yang biasanya aku di Rumah selalu bergelut dengan buku, undangan, ribuan kertas dll, maklum bisnis percetakan keluarga. Kini ku ingin berkarier lebih di luar rumah, walau waktuku lebih banyak terkuras tapi tak apalah. Semua ku lakukan demi ridho ortu.
Berkarier kini mulai berjalan…
Satu hal lagi yang ku inginkan, aku ingin bisa berkarya lebih. Sementara cerpen2ku belum bisa diterbitkan. karena belum memenuhi standar penulisan yang baik.. Hahay
.
Semoga saja kedepannya ku bisa berkarier dan berkarya lebih dari sekarang… Amiin ya Rabb.





Komentar Bubuhannya